Buscar

Páginas

(Buku 8) Gone with the wind




Gone with the wind adalah novel terkenal karangan Margareth Mitchel yang terbit tahun 1936. Novel fenomenal tentang kisah cinta Scarlettt O’hara dan Rhet Buttler berhasil dijual 176.000 copy dalam tiga minggu pertama. Tahun berikutnya, 1937, novel ini meraih hadiah pulitzer. Itu loh penghargaan bergensi untuk novel sastra yang bagus. MGM kemudian mengangkat novel ini layar lebar dengan judul yang sama. Filmnya meraih sepuluh piala oscar dan sampai sekarang termasuk dalam 100 film terbaik menurut. Dialog Rhett Butler “Frankly my dear, I dont give a damn” pada Scarlett di akhir film ini juga menjadi 100 dialog terbaik yang dinobatkan oleh instansi perfilman di Amerika. Pada jamannya hingga sekarang novel maupun film ini masih menjadi fenomena.


Gone with the wind berkisah tentang Scarlett O’hara, seorang perempuan muda yang cantik dan keras kepala. Dia adalah putra dari Gerald O’hara, seorang skotlandia yang ulet. Ibunya, Ellen adalah seorang putri pengusaha kaya yang lembut dan tegas. Scarlett adalah perempuan yang sangat tahu apa yang diinginkannya. Dia tahu bahwa dia cantik dan memepesona dan hal itu dimanfaatkannya dengan baik untuk merebut perhatian pria. Semua perempuan membenci Scarlett karena hal itu. Namun, tak ada yang tahu bahwa Scarlett mencintai seorang laki-laki yaitu Ashley. Sayangnya, Ashley akan bertunangan dengan perempuan lain yaitu Melanie. Scarlett yang yakin ashley mencintainya berusaha menggagalkan pertunangan itu dengan meminta Ashley kawin lari dengannya. Ashley ternyata serius ingin menikahi Melanie dan dia menolak untuk lari bersama Scarlettt. Saat mengatakan hal itu dia bertemu Rhett Butler. Seorang laki-laki yang keras kepala dan menjengkelkan Scarlettt. Scarlettt patah hati dan memutuskan untuk menerima lamaran Charles kakak Melanie. Sayangnya, Charles yang bertugas sebagai tentara tewas di peperangan. Membuat Scarlettt menjadi janda. Melanie yang menyayangi Scarlett memintanya untuk tinggal bersama karena Ashley juga bertugas sebagai tentara. Selama tinggal bersama Melanie, Rhet Buttler kembali hadir dalam kehidupannya. Memberi dia perhatian khusus. Suatu waktu Ashley kembali dari peperangan dan kembali bersama Melanie dan Scarett. Scarlett sadar dia masih mencintai Ahsley. Bagaimana kisah Scarlett seterusnya? Apakah dia kembali bersama Ashley? Bagaimana kisahnya dengan Rhet Butler? Sebaiknya Anda temukan sendiri.

Gone with the wind bersetting di Amerika tahun 1800an. Masa itu adalah masa ketika perempuan berusia usia 20an tahun adalah perawan tua. Masa itu adalah masa ketika perempuan harus tunduk pada laki-laki. Masa itu adalah masa ketika menjadi janda adalah menyedihkan. Masa itu adalah masa ketika kehormatan adalah segala-galanya. Di dalam novel ini, kita membaca bagaimana “mengerikan” norma-norma dan kebiasaan yang terjadi pada jaman itu seperti perbudakan, diskriminasi pada perempuan, kekuasaan laki-laki dan lain-lain. Dengan hadirnya tokoh Scarlett yang berpandangan beda membuat kita begitu lega karena ada orang yang berani menantang norma. Scarlett O’hara hadir sebagai perempuan yang tidak peduli akan semuanya itu. Dia mengabaikan pandangan masyarakat yang dianggapnya tak masuk akal. Inilah salah satu hal yang perlu dicatat oleh fictionholic sebagai penulis. Tokoh utama yang unik dari sebuah lingkungan yang monoton akan menarik minat pembaca seperti Scarlettt yang menarik minat kita karena karakternya yang lain daripada yang lain. Jadi, buatlah karakter tokoh yang unik untuk novel Anda.

Hal penting dalam sebuah novel adalah karakter utama. Di novel Gone with the wind karakter utama perempuan adalah Scarlett O’hara dan Karakter utama laki-laki adalah Rhett Butler. Scarlett O’hara digambarkan sebagai gadis keras kepala dan berkeinginan kuat. Karakternya itu sangat terasa saat dia mengambil keputusan apapun. Termasuk pendirian yang teguh tentang Ashley yang akan menjadi miliknya meski Ashley telah menikah dengan Melanie. Dia percaya suatu saat Ashley akan berpaling padanya. Dia juga tetap yakin pada hal itu meski Rhet Buttler selalu ada untuknya. Hal ini bisa menjadi pelajaran bagi kita yang ingin menulis. Karakter kita harus kuat dan konsisten. Penting bagi penulis untuk konsisten pada karakternya. Jangan sampai membuat tokoh yang di awal penakut tiba-tiba dia berubah pemberani tanpa alasan yang kuat. Perkembangan karakter haruslah sesuai dengan jalan cerita. Seperti karakter Scarlettt yang tidak langsung melupakan Ashley karena ada Rhett Butler. Scarlett adalah wanita keras kepala dan berpendirian kuat kalau dia langsung jatuh cinta pada Rhett Butler tentulah melenceng jauh dari karakternya yang berpendirian kuat tadi. Rhet Butler sendiri digambarkan sebagai pria yang kuat, perhatian, dan tentu saja laki-laki idaman. Sejak awal dia sudah menunjukkan ketertarikannya pada Scarlett, tapi karena Scarlett dibutakan cinta pada Ashley, perempuan itu tidak menanggapi serius hal itu. 

Selain karakter utama yang mumpuni, konflik juga hal penting dari sebuah novel. Tahukah Fiction holic mengapa manusia membaca fiksi? Jawabannya karena mereka bosan dengan kehidupan yang biasa-biasa saja. Novel membuat membuat mereka mengalami hal lain. Oleh karena itu, konflik dalam sebuah novel harus kuat dan menarik. Gone with the wind juga mengajarkan hal paling penting lain untuk penulis yaitu “jangan ragu untuk memberikan konflik seberat-beratnya pada karakter Anda.” Sebagai penulis terkadang muncul perasaan sayang pada tokoh kita dan hal itu mebuat kita enggan memberi dia konflik yang berat. Padahal inti dari menulis adalah bagaimana membuat pembaca kita kagum pada cara tokoh kita mengatasi konflik. Di gone with the wind, penulisnya memberi begitu banyak konflik pada hidup Schlarlet yang membuat pembaca gemas pada tingkah Scarlettt menghadapi konflik itu sekaligus penasaran ingin tahu bagaimana dia mengatasi konflik dalam kehidupannya. Jadi jangan ragu memberi konflik pada tokoh kita. 

Gone with the wind adalah novel yang sangat tebal dan untuk versi Indonesia terdiri dari dua buku. Buku pertama adalah kisah Scarlettt, Ashley, dan pertemuan awal dengan Rhett. Buku kedua tentang hubungan Scarlett dan Rhet lebih jauh. 

Meskipun sangat tebal tetapi pembaca tidak akan bosan membacanya. Hal ini karena narasi penulis sangat menarik. Salut untuk penerjemah novel ini karena berhasil membuat terjemahan yang keren. Selain itu dialog antar para tokoh juga sangat bagus. Dari dialog kita bisa tahu kondisi tokoh, latar belakang tokoh, dan tentu saja konflik novel ini. Saya rasa novel ini ini laya diganjar Pulitzer. Beberapa pesan yang bisa kita petik dari novel ini sangat banyak. Tiga diantaranya adalah ketahuilah batas kemampuanmu jangan sampai mengharapkan sesuatu yang tidak bisa kau gapai, hargailah setiap orang yang memberimu dukungan, dan terobsesi pada suatu hal secara berlebihan sangatlah tak baik. Demikian review singkat novel keren ini. Saya rasa, kalau fictionholic membacanya sendiri, akan lebih banyak hal menarik yang bisa ditemui. Sekarang tunggu apa lagi, ayo membaca dan mulai menulis kisahmu!

catatan : Ini pernah dimuat di kampungfiksi.com

[Buku 7] Relung Rasa Raisa




Judul Buku : Relung Rasa Raisa
Penerbit : Plot Point
Pengarang : 
Akhirnya sampai di buku ke tujuh dan buku ketiga di bulan Febuari itu berati 93 buku lagi untuk dibaca dan direview *hoamm. Buku ketujuh gue kali ini adalah buku karangan Lea Agustine Citra. Well, bagi kamu penyuka novel fantasi penulis satu ini sudah ga asing lagi dia sudah menerbitkan lima buku sebelum novel ini yang terdiri dari 2 novel fantasi berjudul Flavia dan 3 antalogi cerpen. Seperti biasa saya suka random kalau pilih buku romance dan karena plot point pasti selalu nerbitin karya bagus (Buktinya naskah ekye yang briliant itu ditolak *abaikan) maka saya beli aja buku ini. Dan hasilnya saya ga buang duit lah. Buku ini worth every penny.

Novel ini dimulai dengan kisah Raisa, editor Aha Publising sebuah penerbit yang hampir bangkrut, yang memutuskan pergi ke Jerman tepatnya Frankfrut book festival untuk mencari hak terbit novel best seller yang akan menyelamatkan penerbitnya. Di Frankfrut book festival dia jatuh cinta pada Cedar Incense, novel best seller berlatar kerusuhan Mei 1998 di Indonesia yang pengarangnya, Jan Marco bersikeras tidak mau menerbitkan buku itu di Indonesia. Dengan bantuan Lilo, pria baik hati mahasiswa Indonesia kenalannya dia nekat menyusul Jan Marco ke Aachen, kota tua di pinggiran Jerman. Siapa sangka di Aachen dia bertemu masa lalu yang paling tidak ingin ditemuinya Caesar.

[Buku Ke6] The Cuckoo's Calling







Judul Buku : The Cuckoo's Calling
Penulis: Robert Galbraith
Judul Terjemahan : Dekut Burung Kukuk
Penerjemah : Siska Yuanita
Penerbit : Gramedia
Tebal : 520 halaman
Terbit : Desember 2013
ISBN : 978-602-03-0062-7







Siapa yang tak kenal J K Rowling? Penulis mega best seller yang tenar dan kaya raya karena Harry Potter si bocah penyihir dengan luka di dahi. Yaps, setelah hampir tujuh tahun memukau dunia dengan Harry Potter dan dunia sihir yang ajaib nama JK Rowling menjadi penulis yang paling dicari. Selain 7 Buku Harry Potter, Rowling juga menulis novel tentang carut marut kota kecil Pagford di The casual Vacansy. Meski kemudian The Casual Vacansy tidak setenar Harry Potter, tetapi novel itu cukup membuktikan kapasitas JK Rowling sebagai penulis kawakan. Beberapa waktu lalu, santer terdengar kabar bahwa JK Rowlinglah nama asli dari penulis Robert Galbraith yang menulis novel detektif berjudul The Cuckoo’s Calling. Novel yang semula hanya laku sekitar 1700 copy ini diburu oleh semua pecinta JK Rowling dan menjadi buku best seller no 1 di Amazon.com. Saya sendiri begitu tahu ada terjemahan Indonesia yang diterbitkan Gramedia langsung segera membelinya.


Kisah novel ini dimulai dengan adegan kematian Lula Landry supermodel terkenal yang bunuh diri melompat dari apertemennya di kawasan mewah London. Sontak kematian itu mengejutkan banyak pihak. Berbagai spekulasi muncul, pers memberitakan semua orang yang terkait dengan Lula termasuk Evan Duffield, kekasih Lula yang diduga terlibat pertengkaran sebelum Lula bunuh diri.  Lalu adegan berpindah ke Cormoron Strike, pensiunan tentara dengan setengah kaki yang membuka usaha detektif dan terlibat banyak utang. Strike baru saja mengakhiri hubungan dengan kekasih jangka panjangnya Charlotte dan menjadi tunawisma. Di tengah kehidupannya yang pelik itu dua orang datang ke kehidupannya, yang pertama Robin, asisten temporer yang cekatan dan John Bristow, kaka Lula yang tak percaya Lula mati bunuh diri yang menawarkannya uang dalam jumlah banyak untuk mencari tahu pembunuh sebenarnya yang membunuh adiknya.

[Buku 5] U – Turn




 Judul Buku : U Turn
Penulis : Nadya Prayudhi
Penerbit : Plotpoint
Tahun Terbit : Mei 2013
Jumlah halaman : 255 halaman

Buku kelima yang gue baca, sekaligus yang pertama di bulan Febuari adalah U-Turn karya Nadya Prayudhi. Judulnya bikin gue google apa itu U turn dan artinya adalah berbalik 180 derajat. Karena judul yang menarik ini, gue jadi tertarik untuk beli dan novel ini. Ini adalah Buku pertama Nadya Prayudhi dan dia butuh sembilan tahun..., IYA SEMBILAN TAHUN untuk menyelesaikan buku ini. Wow banget, yah.So, buat kamu yang baca review ini dan novel kamu belum selesai-selesai. Yakinlah suatu saat akan terbit *Wink

Ok, kita kembali ke novel ini. U turn sendiri berkisah tentang Karin, perempuan muda yang hubungan asmaranya selalu berantakan. Selama ini dia sudah berhubungan dengan beberapa pria yang hampir semuanya menyakiti hatinya. Kemudian dia bertemu Bre, dengan Bre dia merasa nyaman walau sering putus-sambung, putus-sambung. Hingga akhirnya mereka benar-benar putus dan dunia karin jumplitan. Novel ini dibuka dengan adegan awal yang apik. Karin sedang baca email putus dari Bre membuat pembaca merasa tertantang untuk tahu kisah mereka. 

[Buku 4] (Bukan) Salah Waktu






Judul Bukan Salah Waktu  
No. ISBN :9786027888944 
Penulis :Nastiti Denny 
Tanggal terbit Desember - 2013 
Penerbit : Bentang Pustaka
Jumlah Halaman 256 

Akhirnya gue sampai di buku keempat. Yaps 96 buku lagi maka tantangan 100buku selesai. Dan parahnya sebulan gue hanya baca empat buku *whyohwhy. BTW buku keempat kali ini berjudul (Bukan) salah waktu yang ditulis oleh Mbak Nastiti, teman gue di Kampung Fiksi (iya gue temannya sama tante-tante *ditamparMbakNastiti *cengir) yang akhirnya setelah keroyokan bikin buku akhirnya bisa punya buku tunggal.. Horee selamat Mbak Nastiti!!! Yang so swweet lagi ada nama gue di buku ini ya ampunn senang banget serasa punya buku sendiri hihihi apalagi kalau buku gue terbit yakk :D  Sip daripada gue mulai ngelindur kemana-mana mending kita sudahi saja paragraf awal yang ini dan masuk ke isi buku.

Bukan salah waktu dimulai oleh adegan Sekar, tokoh utama perempuan kita yang mimpi terkurung dalam sebuah ruangan sempit. Untuk sebuah pembukaan novel, menurut gue ini briliant-Thank God, Mbak Nastiti tidak memulai dengan mentari baru saja muncul dari peraduan ketika Sekar bla bla- Mimpi itu dimulai ketika Sekar memutuskan untuk berhenti bekerja dan menjadi Ibu rumah tangga dengan alasan fokus mengurus suami. Selain Mimpi, Sekar dihadapi tiga hal pelik. Satu, dia belum siap jadi Ibu Rumah tangga karena dia ga bisa masak dan ga bisa diharapkan untuk melakukan perkerjaan rumah tangga. Dua, dia tidak terus terang pada keluarga suaminya kalau kedua orangtuanya telah berpisah. 

[Buku 3 ] The Woman He Loved Before




Judul Buku : The Woman He Loved Before
Penulis : Dorothy Koomson
Penerjemah : Reni Indardini
Penerbit : Bentang Pustaka
Tahun Terbit : 2011
Jumlah Halaman : 552 halaman

Buku ketiga yang gue baca hari bulan Januari adalah romance The Woman He Loved Before. Ini adalah novel karangan Dorothy Koomson, penulis asal London yang telah menulis banyak novel. The Woman He Loved Before ini adalah novel kedelapannya dan kini dia masih terus menulis.

Sama seperti asal penulisnya, novel ini bersetting di London. Berkisah tentang Libby seorang istri yang merasa suaminya, Jack masih mencintai almarhum istrinya terdahulu. Mendiang istri Jack, Eve meninggal karena terjatuh dari tangga rumah mereka dan Jack menemukan dia sudah tak bernyawa di ujung tangga. Libby sendiri adalah seorang ahli kecantikan. Dia bertemu dengan Jack di sebuah show room mobil, saat Jack dengan tidak sopan mengganggu transaksi mobilnya. Hubungan mereka terus berlanjut hingga akhirnya menikah.

Novel ini dimulai ketika mobil Libby dan Jack ditabrak dan membuat Libby harus dirawat di Rumah sakit. Suatu waktu tanpa sadar Jack membisikan nama Eve di tidurnya. Hal itu membuat Libby sakit hati dan kecewa karena suaminya tak pernah melupakan mantan istrinya itu. Libby kemudian menjadi begitu ingin tahu tentang Eve, dia sering bertanya kepada Jack tetapi Jack selalu memilih bungkam tentang apapun soal Eve. Hingga akhirnya suatu waktu Libby menemukan buku harian Eve.

[Buku 2] Size 12 is not Fat






Judul Buku : Size 12 is not Fat
Pengarang : Meg Cabot
Penerjemah : Barokah Ruziati
Penerbit: Gramedia
Tahun Terbit : 2011
Jumlah halaman : 416 halaman
Hay hay kembali lagi di review buku Ajen Angelina. Setelah beberapa abad ga nulis review (lebay) akhirnya hari ini gue berhasil menulis sebuah review juga. Well, maklumlah selama ini gue kerja rodi pagi sampai malam, senin sampai sabtu dan tanggal 25 kemarin resign jadi punya banyak waktu luang. Yaps, i am officially jobseeker kalau ada yang mau kasih gue kerjaan silahkan aja, yah *mainmata. Well, kita sudahi paragraf pembuka ini di sini saja kita lanjut ke paragraf kedua yang membahas tentang buku yang gue baca.
Buku kedua yang gue baca adalah size 12 is not Fat by Meg Cabot. Tahu dong Meg Cabot? Yuhuuu, benar banget dia adalah penulis teentlith yang karyanya udah diterbitkan berjuta-juta copy. Sebut saja Princes Diaries yang sukses diangkat ke layar kaca dengan Anna Hateway sebagai princessnya. Ada juga American Hero yang mengisahkan seorang ABG yang terkenal karena menyelamatkan presiden dari tembakan. Pokoknya Si Meg Cabot ini sudah banyak sekali menulis novellah. Satu kekhasan dia menulis novel adalah dia selalu pake sudut pandang pertama dengan gaya bahasa yang kocak. Hal itupun bisa kita temui di novelnya satu ini.
Berbeda dengan novel lainnya yang bertema remaja atau romance atau fantasi kali ini di Size 12 is not Fat, Meg coba main detektif-detektifan. Adalah Heather Walls, seorang mantan idola remaja yang dipecat dari studio rekaman, diselingkuhin tunangan, seluruh tabungannya dibawa lari sama Ibunya ke Argentina, pokoknya hidup di sial banget, deh. Kesialan itu membuat dia banyak makan dan berhasil mencapai ukuran 12. Lalu kemudian dia  mendapat tawaran dari Cooper, kakak mantan tunangannya yang tampan untuk menempati kamar kosong di rumah Cooper dengan imbalan mengatur kuitansi Cooper yang berantakan. Cooper ini berprofesi sebagai detektif swasta gitulah. Heather akhirnya mendapat kerja sebagai wakil direktur rumah tinggal (bukan asrama) di newyork Collage. Sang direktur asrama, Rachel adalah perempuan kurus, cantik dan perfeksionis. Heather menyukai perkejaan baru dan bosnya.

(Buku I) Miracle Of Enzyme


Pengarang : Dr. Hiromi Shinya
Penerbit : Qanita (Mizan Grup)
Tahun terbit : 2008


Halo semua.. Akhirnya saya bisa mengisi blog saya ini. Yaps akhirnya ada satu buku yang telah saya selesai baca di tahun 2014 ini itu berarti 99 buku lagi *wow banget* Nah, seperti janji saya, saya akan membuat review. 
Miracle Of Enzyme : Tidak selamanya apa yang kau kira sehat itu sehat
Miracle of enzyme saya pinjam dari teman saya, seorang sarjana food sains. Teman saya merekomendasikan saya untuk baca buku ini karena dia melihat saya sering banget makan pecel ayam bahkan hampir tiap hari, loh (ngeri juga) Lalu selama tiga hari saya membaca buku ini dan menyebarkannya di jejaring social untuk berbagi hal-hal yang salah kaprah soal kesehatan dan saya bertekad untuk hidup sehat dan mengatur pola makan sebelum terlambat. Buku setebal 300 halaman ini ditulis dengan baik dan ringan oleh dokter Hiromi Shinya, seorang dokter endoscopy gastroenterologis alias dokter yang ahli dalam bidang pencernaan asal Jepang dan berpraktik di Amerika. Buku ini adalah buku yang dia tulis berdasarkan pengalamannya selama puluhan tahun menjadi dokter gastroenterologis dan melihat 200.000 lebih usus dan lambung manusia. Buku ini sendiri terbagi dalam empat bab besar yang terdiri dari sub bap berisi pencerahan tentang kesehatan.
Bab pertama berisi tentang gambaran umum tentang enzym. Enzym adalah katalis protein yang dibentuk dalam tubuh manusia. Tanpa enzim manusia akan mati, tanpa enzim manusia makan pisang yang keluar dari tubuh sebagai kotoran adalah pisang itu sendiri. Enzim sangat berguna dan sekali lagi saya tekankan kalau tak ada enzim kita hanyalah budtiran debu *tsah. Enzim terbagi atas dua bagian pokok, enzim yang dihasilkan tubuh dan enzim yang dihasilkan di luar tubuh. Ada sekitar 5000 enzim di dalam tubuh dan 3000 di antaranya dihasilkan oleh bakteri-bakteri usus. Karena banyak enzim dihasilkan di usus, maka sangatlah jelas untuk selalu menjaga kesehatan usus. Caranya? Tentu dengan menjaga makanan. Apa saja yang dijaga.

Prakata




Yihii akhirnya 2014 datang dan saya masih hidup sampai tahun ini. Saya ingin berterima kasih kepada Tuhan sang pemberi hdup untuk semua hal yang terjadi.. AKu lemah tanpamu Tuhan :(
Well, ini adalah blog yang akan saya garap serius. Saya akan dengan segenap hati mencoba membaca buku dan menulis reviewnya di sini..Tak tanggung-tanggung 100 buku..
So, Selamat datang di blog buku saya :D