Buscar

Páginas

[Buku 4] (Bukan) Salah Waktu






Judul Bukan Salah Waktu  
No. ISBN :9786027888944 
Penulis :Nastiti Denny 
Tanggal terbit Desember - 2013 
Penerbit : Bentang Pustaka
Jumlah Halaman 256 

Akhirnya gue sampai di buku keempat. Yaps 96 buku lagi maka tantangan 100buku selesai. Dan parahnya sebulan gue hanya baca empat buku *whyohwhy. BTW buku keempat kali ini berjudul (Bukan) salah waktu yang ditulis oleh Mbak Nastiti, teman gue di Kampung Fiksi (iya gue temannya sama tante-tante *ditamparMbakNastiti *cengir) yang akhirnya setelah keroyokan bikin buku akhirnya bisa punya buku tunggal.. Horee selamat Mbak Nastiti!!! Yang so swweet lagi ada nama gue di buku ini ya ampunn senang banget serasa punya buku sendiri hihihi apalagi kalau buku gue terbit yakk :D  Sip daripada gue mulai ngelindur kemana-mana mending kita sudahi saja paragraf awal yang ini dan masuk ke isi buku.

Bukan salah waktu dimulai oleh adegan Sekar, tokoh utama perempuan kita yang mimpi terkurung dalam sebuah ruangan sempit. Untuk sebuah pembukaan novel, menurut gue ini briliant-Thank God, Mbak Nastiti tidak memulai dengan mentari baru saja muncul dari peraduan ketika Sekar bla bla- Mimpi itu dimulai ketika Sekar memutuskan untuk berhenti bekerja dan menjadi Ibu rumah tangga dengan alasan fokus mengurus suami. Selain Mimpi, Sekar dihadapi tiga hal pelik. Satu, dia belum siap jadi Ibu Rumah tangga karena dia ga bisa masak dan ga bisa diharapkan untuk melakukan perkerjaan rumah tangga. Dua, dia tidak terus terang pada keluarga suaminya kalau kedua orangtuanya telah berpisah. 

[Buku 3 ] The Woman He Loved Before




Judul Buku : The Woman He Loved Before
Penulis : Dorothy Koomson
Penerjemah : Reni Indardini
Penerbit : Bentang Pustaka
Tahun Terbit : 2011
Jumlah Halaman : 552 halaman

Buku ketiga yang gue baca hari bulan Januari adalah romance The Woman He Loved Before. Ini adalah novel karangan Dorothy Koomson, penulis asal London yang telah menulis banyak novel. The Woman He Loved Before ini adalah novel kedelapannya dan kini dia masih terus menulis.

Sama seperti asal penulisnya, novel ini bersetting di London. Berkisah tentang Libby seorang istri yang merasa suaminya, Jack masih mencintai almarhum istrinya terdahulu. Mendiang istri Jack, Eve meninggal karena terjatuh dari tangga rumah mereka dan Jack menemukan dia sudah tak bernyawa di ujung tangga. Libby sendiri adalah seorang ahli kecantikan. Dia bertemu dengan Jack di sebuah show room mobil, saat Jack dengan tidak sopan mengganggu transaksi mobilnya. Hubungan mereka terus berlanjut hingga akhirnya menikah.

Novel ini dimulai ketika mobil Libby dan Jack ditabrak dan membuat Libby harus dirawat di Rumah sakit. Suatu waktu tanpa sadar Jack membisikan nama Eve di tidurnya. Hal itu membuat Libby sakit hati dan kecewa karena suaminya tak pernah melupakan mantan istrinya itu. Libby kemudian menjadi begitu ingin tahu tentang Eve, dia sering bertanya kepada Jack tetapi Jack selalu memilih bungkam tentang apapun soal Eve. Hingga akhirnya suatu waktu Libby menemukan buku harian Eve.

[Buku 2] Size 12 is not Fat






Judul Buku : Size 12 is not Fat
Pengarang : Meg Cabot
Penerjemah : Barokah Ruziati
Penerbit: Gramedia
Tahun Terbit : 2011
Jumlah halaman : 416 halaman
Hay hay kembali lagi di review buku Ajen Angelina. Setelah beberapa abad ga nulis review (lebay) akhirnya hari ini gue berhasil menulis sebuah review juga. Well, maklumlah selama ini gue kerja rodi pagi sampai malam, senin sampai sabtu dan tanggal 25 kemarin resign jadi punya banyak waktu luang. Yaps, i am officially jobseeker kalau ada yang mau kasih gue kerjaan silahkan aja, yah *mainmata. Well, kita sudahi paragraf pembuka ini di sini saja kita lanjut ke paragraf kedua yang membahas tentang buku yang gue baca.
Buku kedua yang gue baca adalah size 12 is not Fat by Meg Cabot. Tahu dong Meg Cabot? Yuhuuu, benar banget dia adalah penulis teentlith yang karyanya udah diterbitkan berjuta-juta copy. Sebut saja Princes Diaries yang sukses diangkat ke layar kaca dengan Anna Hateway sebagai princessnya. Ada juga American Hero yang mengisahkan seorang ABG yang terkenal karena menyelamatkan presiden dari tembakan. Pokoknya Si Meg Cabot ini sudah banyak sekali menulis novellah. Satu kekhasan dia menulis novel adalah dia selalu pake sudut pandang pertama dengan gaya bahasa yang kocak. Hal itupun bisa kita temui di novelnya satu ini.
Berbeda dengan novel lainnya yang bertema remaja atau romance atau fantasi kali ini di Size 12 is not Fat, Meg coba main detektif-detektifan. Adalah Heather Walls, seorang mantan idola remaja yang dipecat dari studio rekaman, diselingkuhin tunangan, seluruh tabungannya dibawa lari sama Ibunya ke Argentina, pokoknya hidup di sial banget, deh. Kesialan itu membuat dia banyak makan dan berhasil mencapai ukuran 12. Lalu kemudian dia  mendapat tawaran dari Cooper, kakak mantan tunangannya yang tampan untuk menempati kamar kosong di rumah Cooper dengan imbalan mengatur kuitansi Cooper yang berantakan. Cooper ini berprofesi sebagai detektif swasta gitulah. Heather akhirnya mendapat kerja sebagai wakil direktur rumah tinggal (bukan asrama) di newyork Collage. Sang direktur asrama, Rachel adalah perempuan kurus, cantik dan perfeksionis. Heather menyukai perkejaan baru dan bosnya.

(Buku I) Miracle Of Enzyme


Pengarang : Dr. Hiromi Shinya
Penerbit : Qanita (Mizan Grup)
Tahun terbit : 2008


Halo semua.. Akhirnya saya bisa mengisi blog saya ini. Yaps akhirnya ada satu buku yang telah saya selesai baca di tahun 2014 ini itu berarti 99 buku lagi *wow banget* Nah, seperti janji saya, saya akan membuat review. 
Miracle Of Enzyme : Tidak selamanya apa yang kau kira sehat itu sehat
Miracle of enzyme saya pinjam dari teman saya, seorang sarjana food sains. Teman saya merekomendasikan saya untuk baca buku ini karena dia melihat saya sering banget makan pecel ayam bahkan hampir tiap hari, loh (ngeri juga) Lalu selama tiga hari saya membaca buku ini dan menyebarkannya di jejaring social untuk berbagi hal-hal yang salah kaprah soal kesehatan dan saya bertekad untuk hidup sehat dan mengatur pola makan sebelum terlambat. Buku setebal 300 halaman ini ditulis dengan baik dan ringan oleh dokter Hiromi Shinya, seorang dokter endoscopy gastroenterologis alias dokter yang ahli dalam bidang pencernaan asal Jepang dan berpraktik di Amerika. Buku ini adalah buku yang dia tulis berdasarkan pengalamannya selama puluhan tahun menjadi dokter gastroenterologis dan melihat 200.000 lebih usus dan lambung manusia. Buku ini sendiri terbagi dalam empat bab besar yang terdiri dari sub bap berisi pencerahan tentang kesehatan.
Bab pertama berisi tentang gambaran umum tentang enzym. Enzym adalah katalis protein yang dibentuk dalam tubuh manusia. Tanpa enzim manusia akan mati, tanpa enzim manusia makan pisang yang keluar dari tubuh sebagai kotoran adalah pisang itu sendiri. Enzim sangat berguna dan sekali lagi saya tekankan kalau tak ada enzim kita hanyalah budtiran debu *tsah. Enzim terbagi atas dua bagian pokok, enzim yang dihasilkan tubuh dan enzim yang dihasilkan di luar tubuh. Ada sekitar 5000 enzim di dalam tubuh dan 3000 di antaranya dihasilkan oleh bakteri-bakteri usus. Karena banyak enzim dihasilkan di usus, maka sangatlah jelas untuk selalu menjaga kesehatan usus. Caranya? Tentu dengan menjaga makanan. Apa saja yang dijaga.

Prakata




Yihii akhirnya 2014 datang dan saya masih hidup sampai tahun ini. Saya ingin berterima kasih kepada Tuhan sang pemberi hdup untuk semua hal yang terjadi.. AKu lemah tanpamu Tuhan :(
Well, ini adalah blog yang akan saya garap serius. Saya akan dengan segenap hati mencoba membaca buku dan menulis reviewnya di sini..Tak tanggung-tanggung 100 buku..
So, Selamat datang di blog buku saya :D