Buscar

Páginas

[Buku 3 ] The Woman He Loved Before




Judul Buku : The Woman He Loved Before
Penulis : Dorothy Koomson
Penerjemah : Reni Indardini
Penerbit : Bentang Pustaka
Tahun Terbit : 2011
Jumlah Halaman : 552 halaman

Buku ketiga yang gue baca hari bulan Januari adalah romance The Woman He Loved Before. Ini adalah novel karangan Dorothy Koomson, penulis asal London yang telah menulis banyak novel. The Woman He Loved Before ini adalah novel kedelapannya dan kini dia masih terus menulis.

Sama seperti asal penulisnya, novel ini bersetting di London. Berkisah tentang Libby seorang istri yang merasa suaminya, Jack masih mencintai almarhum istrinya terdahulu. Mendiang istri Jack, Eve meninggal karena terjatuh dari tangga rumah mereka dan Jack menemukan dia sudah tak bernyawa di ujung tangga. Libby sendiri adalah seorang ahli kecantikan. Dia bertemu dengan Jack di sebuah show room mobil, saat Jack dengan tidak sopan mengganggu transaksi mobilnya. Hubungan mereka terus berlanjut hingga akhirnya menikah.

Novel ini dimulai ketika mobil Libby dan Jack ditabrak dan membuat Libby harus dirawat di Rumah sakit. Suatu waktu tanpa sadar Jack membisikan nama Eve di tidurnya. Hal itu membuat Libby sakit hati dan kecewa karena suaminya tak pernah melupakan mantan istrinya itu. Libby kemudian menjadi begitu ingin tahu tentang Eve, dia sering bertanya kepada Jack tetapi Jack selalu memilih bungkam tentang apapun soal Eve. Hingga akhirnya suatu waktu Libby menemukan buku harian Eve.
Di sanalah dia mengetahui rahasia kelam di hidup Eve dan menyadari bahwa Jack telah banyak mengorbankan perasaan selama bersama Eve dan sangat mencintai perempuan itu. Membaca buku harian Eve yang kelam membawa Libby pada satu nama yaitu Ceasar, yang mungkin membunuh Eve. Apakah Libby akan terus bertahan bersama Jack? Siapakah Ceaser? Percayalah Anda harus membaca buku ini untuk mencari tahu dan terkejut sendiri. 

Novel setebal 551 halaman ini diterjemahkan secara apik oleh Mbak Reni Indardini. Penulis menggunakan alur maju-mundur dan POV orang pertama tunggal dari tiga sisi, Jack, Eve, dan Libby. Meskipun tebal, kita takkan bosan membaca buku ini karena pemilihan kata terjemahannya sangat baik dan tak membosankan. Pesan yang bisa kita dapat dari buku ini ada dua, yang pertama kalau belum melupakan mantan sebaiknya jangan menikah dulu, lah. Yang kedua, kepercayaan adalah satu-satunya hal yang akan membuat sebuah hubungan berhasil. Akhir kata bacalah buku ini apalagi buat Anda yang ingin berencana menikah :D
Sekian

0 komentar:

Posting Komentar